Tampilkan postingan dengan label Tecno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tecno. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Desember 2012

Giliran Indosat yang Buka Pemesanan iPhone 5

Setelah sebelumnya Telkomsel menjadi operator pertama yang membuka pemesanan secara online dari iPhone 5, kini giliran Indosat yang mulai membuka pre order. Mitra 'bungsu' Apple itu menggunakan konsep penjualan yang tak jauh berbeda.

Seperti halnya iPhone 5 versi Telkomsel, Indosat juga menawarkan konsep cicilan dalam paket bundlingnya yang dimulai dari harga Rp3,49 juta. Cicilan untuk iPhone 16GB dapat dilakukan dalam bentuk dua table, yakni 1 tahun dengan cicilan Rp599,917 atau Rp299,958 selama dua tahun.

Untuk melakukan cicilan tersebut pengguna harus memesannya terlebih dahulu dengan jumlah terbatas dan dengan kartu kredit dari bank tertentu.

Dikutip detikINET dari situs Indosat, Sabtu (8/12/2012), sedangkan untuk membeli sistem putus dapat diangkut dengan banderol Rp7,19 juta untuk versi 16GB, Rp8,49 juta (32GB), dan Rp9,79 juta (64GB).

Akan tetapi, harga tersebut merupakan harga promo cash back Rp1juta. Jadi, setelah masa promonya selesai maka harganya kembali normal. Jika tertarik membelinya, silahkan melakukan pemesan ke situs resmi Indosat.

detik.com  Sabtu, 08/12/2012

'Kamera Ponsel Itu Kamera Main-main'

Teknologi kamera di ponsel belakangan memang semakin canggih. Namun bagi fotografer Gabriel Ulung Wicaksono, kamera ponsel lebih dianggap sebagai kamera main-main.

Gabriel merupakan fotografer profesional yang memiliki spesialisasi untuk menjepret arsitektur, serta interior dan esterior hotel, resort, dan spa. Fotografer yang berbasis di Bali ini bahkan menjadi fotografer andalan bagi hotel Sherator, Intercontinental, Crowne, dan Ritz Carlton.

Dengan rekam jejak yang cukup mentereng, penilaian Gabriel tentang kamera ponsel yang dianggap sebagai kamera 'mainan' tentu bukan tanpa alasan.

"Jika ada ungkapan 'the man behind the gun', saya termasuk orang yang tidak terlalu percaya," kata Gabriel.

Sebab menurut pengalamannya, untuk menghasilkan gambar berkualitas baik di dunia fotografi dibutuhkan pula perangkat yang bagus. Di samping tentunya skill dari fotografer itu sendiri.

Sekarang jika berbicara kamera ponsel yang megapixel terlihat tinggi -- 5 megapixel bahkan 8 megapixel -- tetapi kualitasnya tetap dianggapi tidak terlalu bagus. Itu karena sensornya kecil, dan jika dipakai dalam kondisi minim cahaya akan label megapixel yang besar itu juga tak banyak membantu.

"Bahkan Jika dibandingkan kamera poket dengan megapixel lebih kecil dan kamera ponsel dengan megapixel lebih besar, kualitasnya masih lebih bagus kamera poket. Makanya saya bilang kamera ponsel itu kamera main-main," tegas Gabriel.

Ia menambahkan, dua kunci singkat untuk menghasilkan gambar yang baik dapat ditimang-timang dari speed (kecepatan) dan diafragma. Nah, dua pengaturan tersebut tidak bisa ditemui di kamera ponsel.

"Memang sekarang ini banyak aplikasi instant untuk mengedit foto, tapi ya itu untuk senang-senang saja agar membuat gambar lebih menarik," tandasnya.

detik.com Sabtu, 08/12/2012