Sabtu, 24 April 2010

LEAFLET KANKER SERVIKS

Apa yang dimaksud Kanker Serviks?

gambar ca servic
Kanker Serviks adalah kanker yang terjadi pada area leher rahim (Serviks). Serviks terletak diantara rahim dan vagina

Seberapa seringkah Kanker Serviks terjadi?

Kanker Serviks adalah kanker nomor dua yang paling sering menyebabkan kematian pada perempuan di seluruh dunia setelah kanker payudara.
Setiap tahun sekitar 500.000 perempuan di diagnosis menderita kanker serviks dan hampir 300.000 meninggal dunia. Secara keseluruhan 2,2 juta perempuan di dunia menderita kanker serviks
Kanker serviks cenderung muncul pada perempuan berusia 35 - 55 tahun, namun dapat pula muncul pada perempuandengan usia yang lebih muda.
95% kanker serviks disebabkan virus yang disebut Human Papilloma Virus (HPV>

Apa penyebab Kanker Serviks?

Setelah terjadi infeksi HPV, perkembangan ke arahkanker serviks tergantung dari jenis HPV-nya. HPV resiko rendah (Type 6 dan 11) hampir tidak beresiko menjadi kanker serviks, tapi dapat menimbulkan genital warts (kutil).Meskipun sebagian besarinfeksi HBV akan sembuh sendiri dalam 1 - 2 tahun karena adanya sistem kekebalan tubuh alami.
Infeksi yang menetap karena HPV resiko tinggi (Type 16 dan 18) akan mengarah pada kanker serviks. Kanker serviks mulai dari pra-kanker (Displasia) sampai berkembangnya sel-sel abnormal pada dinding serviks tanpa terkontrol dan membentuk sebuah benjolan yang disebut tumor

Apa Faktor Resiko terjadinya Kanker Serviks?

Kegiatan seksual sebelum usia 20 tahun
Berganti-ganti pasangan seksual
Papaparan terhadap infeksi menualar seksual
Higiene seksual buruk
Pengidap Kanker Serviks di keluarga
Merokok
Penurunan kekebalan tubuh (HIV / AIDS)
PAP Smear yang abnormal sebelumnya


Apa saja Gejala Kanker Serviks

Kondisi pra-kanker umumnya ditemukan melalui tes Pap Smear dimana ditemukan sel-sel abnormal. Bila sel-sel abnormal ini berkembang menjadi kanker serviks, barulah muncul gejala-gejala sebagai berikut
Kanker stadium dini sering ditandai keputihan berlebihan, berbau busuk dan tidak sembuh-sembuh
Perdarahan vagina yang tidak normal
Perdarahan diantara periode menstruasi yang reguler
Periode menstruasi yang lebih lama dan lebih banyak dari biasanya
Perdarahan setelah hubungan seksual atau pemeriksaan panggul
Perdarahan pada wanita usia menopause
Rasa sakit saat hubungan seksual
Pucat, kesulitan atau nyeri dalam berkemih, nyeri di daerah sekitar panggul
Bila kanker sudah mencapai Stadium Tiga keatas, maka akan terjadi pembengkakan di berbagai anggota tubuh seperti betis, paha dan sebagainya


Bila mengalami salah satu gejala di atas, segera hubungi dokter. Kondisi di atas tidak selalu disebabkan oleh kanker serviks


Bagaimana Kanker Serviks di Deteksi?

Tes Pap Smear dapat mendeteksi adanya sel yang tidak normal pada serviks secara dini

gambar ca servic

Tips Pencegahan Kanker Serviks

Menjaga kebersihan bagian kewanitaan
Bila terjadi tanda abnormal pada leher rahim, segera lakukan pemeriksaan Pap Smear
Lakukan hubungan seksual yang sehat
Laki-laki yang tidak di khitan harus menjaga higiene seksual, karena rentan sebagai penyebar Virus HPV
Jangan berganti-ganti pasangan dalam hubungan seksual (sex-partner) karena merupakan penyebab utama masuknya Virus HPV

FUNGSI dan ARTI PEMERIKSAAN PETANDA TUMOR dan PEMERIKSAAN LAIN

Pemeriksaan Petanda Tumor (Tumor Marker)
AFP (Alfa Feto Protein)
Merupakan petanda tumor untuk hati dan tumor-tumor germinal
CEA (Carcino-Embronic Antigen
Merupakan petanda tumor untuk usus dan payudara
PSA (Prostate Specific Antigen
Merupakan petanda tumor untuk prostat

Pemeriksaan lain-lain


Urin Rutin
Untuk membantu mendiagnosis adanya infeksi saluran kencing (karena bakteri, parasit, jamur), batu saluran kencing
Mikroalbumin Urin
Adanya mikroalbumin dalam urine merupakan petanda kebocoran ginjal (setelah menyingkirkan penyebab-penyebab albuminuria yang lain). Sebelum dilakukan pemeriksaan mikroalbumin, dilakukan skrining protein urin lebih dulu. Jika protein urine (+), pemeriksaan mikroalbumin ditunda dulu, sampai penyebab proteinuria teratasi
Feses Rutin
Untuk membantu menegakkan diagnosis penyebab diare
USG 3D
Untuk mendiagnosa ada tidaknya batu, radang, tumor pada organ dalam tubuh
USG 4D
Untuk mendiagnosa jenis kelamin, letak placenta, ada tidaknya kelainan pada janin
EEG (Rekam Otak)
Untuk mendukung diagnosa klinik penyakit epilepsi dan untuk membantu mengklasifikasikan sindrom epilepsi
Foto Thorax
Untuk mendeteksi kelainan pada paru-paru
Panoramic
Untuk mendeteksi kelainan pada gigi dan rongga mulut
Mammografi
Untuk mendeteksi kelainan pada payudara
EKG
Alat rekam jantung, untuk mendeteksi kelainan pada jantung
Treadmill
Untuk mendeteksi dini penyakit jantung koroner, dilakukan diatas ban berjalan seperti alat olah raga pada umumnya, dilengkapi dengan monitor dan alat rekam jantung (EKG)
Audiometri
Alat test pendengaran
Spirometri
Alat test pernafasan
Fisioterapi
Untuk mempercepat penyembuhan kelainan gangguan otot, sendi dan jaringan lunak
Pap Smear
Untuk mendeteksi kanker leher rahim