Selasa, 05 Maret 2013

Kerja dan Gaul Makin Eksis dengan Samsung GALAXY SIII Mini

Kamu hobi bersosialisasi, berkepribadian aktif dan lebih sering bekerja mobile? Untuk menunjang aktivitas sehari-hari, kamu butuh sebuah smartphone yang handy, stylish dan memiliki segudang fitur bermanfaat untuk memudahkanmu melakukan berbagai hal sekaligus.

Yuk, tinggalkan ponselmu yang lama dan move on ke Samsung GALAXY SIII Mini! Ini adalah smartphone Android terbaru dari Samsung yang khusus diciptakan bagi kamu yang menginginkan sahabat praktis dan andal. Samsung GALAXY SIII Mini hadir dengan desain yang lebih mungil sehingga lebih nyaman digenggam tangan. Namun jangan salah, fitur-fitur yang tersimpan di dalam Samsung Galaxy S III Mini tidak kalah hebat.

Saat kamu sedang SMS-an dan tiba-tiba ingin melanjutkan perbincangan melalui telepon, cukup angkat Samsung GALAXY SIII Mini-mu ke telinga. Fitur Direct Call akan melakukan panggilan ke kontak yang kamu tuju di SMS tadi. Jika dulu harus berjibaku dengan Logs dan Contacts, Direct Call memungkinkan kamu menelepon hanya dalam satu langkah yang mudah dan cepat.

Suka eksis foto-foto bareng teman-teman? Pasti sering mengalami hal ini. Dari sekian banyak foto, tidak ada satu pun foto dimana ekspresi semua orang sama bagusnya. Di foto yang ini, si A gayanya tidak bagus. Di foto lain, si B tertangkap kamera matanya terpejam. Di foto lain, si C wajahnya blur.

Sekarang kamu bisa mendapatkan foto ‘mejeng’ yang sempurna berkat fitur Best Shot di Samsung GALAXY SIII Mini. Tak akan ada lagi yang merasa tidak puas dengan pose atau ekspresinya di foto-foto yang telah diambil. Fitur Best Shot dapat mengambil gambar yang sedang bergerak cepat tanpa jeda dan secara otomatis merekomendasikan foto terbaik dari gambar yang tertangkap kamera. Jadi kamu akan mendapat hasil terbaik tanpa harus memotret berulang-ulang.

Samsung GALAXY SIII Mini dibekali dua kamera, depan dan belakang. Kamera belakang beresolusi 5 megapiksel dengan LED Flash dan fitur Auto Focus. Sementara itu untuk yang suka narsis, ada kamera depan beresolusi VGA untuk memudahkan jika ingin mengambil foto diri sendiri. Hasil foto-foto narsismu juga bisa diedit sesuka hati dengan bermacam aplikasi photo editor seperti LINE Camera, Camera 360, PicsArt dan lain-lain. Aplikasi photo editor ini bisa di-download gratis di Google Play Store.

Kamu juga dapat mengabadikan momen-momen penting secara sempurna dengan kamera video high definition Galaxy S III Mini yang beresolusi 720p. Tonton kembali video rekamanmu di layar Super AMOLED Display seluas 4 inci yang memiliki kedalaman warna 16M dengan resolusi 480x800 (wVGA). Asyiknya, kamu dapat leluasa melihat foto-foto hasil jepretan di layar yang lebih lebar.

Salah satu fitur andalan Samsung GALAXY SIII Mini lainnya adalah Pop Up Play. Dengan fitur ini, kamu bisa nonton video sambil SMS-an. Cukup tekan ikon Pop Up Play di sudut kanan bawah video yang sedang diputar, maka jendela video akan menciut dan muncul di halaman muka. Kamu bisa membaca dan menulis SMS penting, tapi video yang sedang ditonton tetap berjalan terus.

Maksimalkan kebutuhan komunikasimu dengan pacar, sahabat dan keluarga dengan berbagai macam aplikasi chatting yang seru. Chatting di Samsung GALAXY SIII Mini lebih ekspresif dengan stiker dan emoticon yang lucu-lucu di LINE, KakaoTalk, WeChat atau ChatON. Aplikasi chatting populer ini juga dapat diunduh gratis di Google Play Store.

Kinerja ponsel ini juga didukung oleh sistem operasi terkini Jelly Bean (Android 4.1) yang menghasilkan grafis halus dan cepat, prosesor Dual Core 1.0 GHz, RAM 1 GB dan memori internal 8 GB yang dapat ditambah hingga 32 GB menggunakan microSD. Jadi kamu bisa menyimpan ribuan foto, lagu dan video di dalamnya.

Si mungil yang cerdas ini tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Pebble Blue dan Marble White, yang tentunya akan membuat penampilanmu lebih stylish dan smart.

Tips Agar Saat Bertengkar Pasangan Tak Saling Ucapkan Kata Sinis

Ketika masih pacaran dan jadi pengantin baru, Anda dan pasangan memiliki kehidupan percintaan yang penuh dengan kebahagiaan. Namun saat usia pernikahan berjalan beberapa tahun atau mungkin bulan, keindahan itu perlahan memudar.

Anda dan pasangan mulai saling melemparkan kritikan atau kalimat yang bernada tidak mengenakkan. Misalnya, Anda mulai menggerutu soal kebiasaan buruknya. Kata-kata sinis pun terlontar dari bibir yang bisa membuat pasangan sakit hati. Padahal dulu kebiasaan tersebut bisa Anda terima dengan baik.

Saat masih pacaran dan pengantin baru, komitmen untuk saling menerima kebiasaan baik dan buruk rasanya siap dijalankan. Namun kini komitmen tersebut hilang entah ke mana. Jika hal tersebut dibiarkan tentu Anda dan pasangan bisa memiliki kehidupan pernikahan yang tidak sehat. Suami atau istri mana yang mau terus-menerus digerutui atau dikritik oleh pasangannya.

Bagaimana caranya agar Anda dan pasangan tidak saling menggerutu dengan kata-kata sinis, pakar pernikahan asal California, David Wygant, memberikan beberapa tipsnya pada Your Tango. Berikut saran dari David:

1. Dengarkan
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah dengan bicara. Berikan kesempatan pada pasangan untuk membicarakan isi hatinya, tanpa Anda sela, kritik atau perkataan apapun. Jadilah pendengar yang baik, seperti dulu Anda suka melakukannya ketika kalian masih dimabuk cinta. Jangan langsung berikan penilaian apapun.

2. Bersihkan Hati
Coba hilangkan berbagai memori atau pikiran tidak menyenangkan tentang pasangan. Mulailah untuk mengingat hal-hal yang Anda sukai darinya dari sejak dulu pacaran hingga kini menikah. Langkah ini penting karena hal tersebut lah yang membuat Anda dan dia kini menjadi pasangan suami-istri. Bahwa kualitas dari pasanganlah yang membuat Anda mau menjalani komitmen lebih serius bersamanya.

3. Tanya Pada Diri Sendiri: Apakah Aku Mencintai Orang yang Ada di Hadapanku Sekarang?
Setelah pikiran Anda lebih jernih dan mendengarkan segala perkataannya, mulailah bertanya pada diri sendiri, masihkah cinta Anda pada pasangan sama seperti dulu? Apakah Anda menghargainya? Apakah Anda memang ingin melakukan banyak hal bersamanya? Berhentilah saling mengkritik satu sama lain terus-menerus ketika Anda sudah terlibat dalam suatu pernikahan. Mulailah mencoba untuk menerima kekurangan masing-masing dan cari solusi bagaimana untuk bisa hidup dengan kekurangannya itu.