Senin, 11 Maret 2013

Kesiapan Ilmu Menghadapi Pidato

Pertaman anda sudah mengetahui syarat pertama pidato yaitu kesehatan jasmani dan rohani, jika belum silahkan baca persiapan pidato disini...Berikutnya yaitu kesiapan ilmu saat menghadapi pidato.

Kesiapan ilmu mencakup dua hal, meliputi : Soal bahasa dan pengetahuan lainnya.

Pengetahuan bahasa adalah syarat mutlak untuk pidato. Bisa saja orang berbicara tanpa menguasai bahasa, tapi tentu bukan pidato namanya. Penguasaan bahasa, misalnya : mengenai pemakaian awalan, akhiran, memberika definisi, semantik, etimologi, morfologi, tradisi bicara sehari-hari penduduk sekitar dan sebagainya. Tapi ingat, ini bukan berarti untuk jadi ahli pidato hasurlah ahli bahasa.

Kemampuan beberapa bahasa juga akan sangat membantu anda untuk menyampaikan pidato. Bahasa lokal, bahasa nasional , maupun bahasa internasonal. Saya terpukau saat melihat Presiden SBY dilayar kaca sedang pidato menggunakan bahasa inggris.

Penting : jangan putus asa dulu melihat begitu banyak yang harus anda kuasai. Yang paling utama adalah KEMAUAN. Karena dengan kemauan maka kemampuan pasti didapat. Keberanian anda untuk berbicara didepan publik, ini saja sudah menunjukkan langkah besar anda. Masalah lainnya bisa menyusul sambil jalan.


Pengetahuan lainnya yaitu pengetahuan mengenai isi pidato. Apa saja cakupannya yang penting untuk anda ketahui silahkan baca resep menciptakan isi pidato yang memukau.

Persiapan Pidato

Persiapan pada saat akan pidato merupakan hal yang sangat penting dan mutlak. Jika tidak dipersiapkan secara serius dan matang bisa-bisa justru anda akan mendapat malu. Apa saja yang harus dipersiapkan pad saat akan pidato?.

Ada dua syarat pokok yang harus dipersiapkan pada saat akan pidato, yaitu kesehatan dan kesiapan ilmu. Keduanya memegang peranan penting terhadap kesuksesan pidato yang akan anda bawakan.

Dari segi kesehatan mencakup kesehatan jasmani dan rohani. Orang yang ingin jadi orator, dan bahkan yang sedang ingin berpidato harus memperhatikan kesehatannya. Bila kesehatan terganggu, betapa pun lengkapnya persiapan yang lain, tentu keberhasilannya masih diragukan.