Senin, 11 Maret 2013

Cara Menghapus Aplikasi Bawaan Android

Cara Menghapus Aplikasi Bawaan Android - Untuk tips kali ini Admin akan sharing bagai mana kita akan menghapus aplikasi bawaan handphone Android kita,terkadang aplikasi yang disediakan oleh brand ponsel android kita adalah aplikasi yang tidak kita butuhkan, atatau aplikasi tersebut kurang menarik. Pasti dari para pembaca ingin menghapus aplikasi bawaan brand ponsel kita, oleh sebab itu admin akan sharing solusi dari pertanyaan itu.

Oke, langsung saja admin akan praktekan. Untuk tips kali ini, anda harus Root dulu device android anda, jika pengguna SGY(Samsung Galaxy Young) silahkan baca tutorial "Cara Root SGY".

Kalau sudah di Root sekarang anda download bahannya, untuk bahannya admin menggunakan RootExplorer, mengapa menggunakan RootExplorer?. Karena aplikasi tersebut sangat mudah digunakan dan cukup populer dalam kelasnya. Download

Kalau sudah Root device dan download RootExplorer sekarang jalankan aplikasinya.

Pada tampilan awal aplikasi, cari folder System>>app>> Kemudian cari Aplikasi yang akan di hapus. Pada tips kali ini admin akan coba hapus aplikasi Memo.apk.
Cara Menghapus Aplikasi Bawaan Android


Jika sudah ketemu aplikasi yang mau dihapus, Tekan lama/tekan tahan pada aplikasi yang mau di hapus hingga keluar opsi delete/hapus lalu pilih hapus.


Cara Menghapus Aplikasi Bawaan Android


Jika aplikasi susah di delete, dan ada pesan seperti gambar dibawah, anda abaikan saja dengan menekan ok.

Cara Menghapus Aplikasi Bawaan Android


Nah berpaling dari hapus aplikasi, dan perhatikan opsi yang pada gambar dibawah yang diberi lingkaran merah, jika pada opsi dalam keadaan R/W maka rubah menjadi R/O, begitupun sebaliknya.

Cara Menghapus Aplikasi Bawaan Android


Jika sudah coba ulang delete aplikasi, maka anda sekarang bisa menghapus aplikasi bawaan android.


Cara Menghapus Aplikasi Bawaan Android


Mudah-mudahan Tips Cara Menghapus Aplikasi Bawaan Android, bisa bermanfaat untuk pembaca.

Contoh Naskah Pidato Tentang Pendidikan

Contoh Pidato Tentang Pendidikan. Pidato Tema Pendidikan. Sebetulnya sudah ada beberapa contoh pidato pendidikan yang ada di blog ini, tapi tidak ada salahnya bila artikel tentang pidato ini ditambah kembali walau dengan tema yang sama. Silahkan kalian mengedit ulang sesuai dengan kebutuhan kalian.

Assallamu alikum Wr. wb.
Sebelumnya saya ucapkan terimakasih, karena telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato tentang pendidikan ini dalam rangka menyambut hari pendidikan Nasional.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Alloh SWT, yang telah memberikan rahmat dan karunianya sehingga kita semua bisa berkumpul dalam acara yang sangat bersejarah ini.

Saudaraku sekalian. Pendidikan merupakan modal dasar bagi diri kita semua, alangkah baiknya bila kita selaku manusia yang sadar akan pentingnya pendidikan, memulainya dari diri kita sendiri.
Pendidikan tidaklah hanya terpaku pada perkembangan jaman dan teknologi belaka, tapi pendidikan moral pun harus kita perhatikan.

Saudaraku, masih ingatkah kita pada seorang tokoh pendidikan di negara kita? Ki Hajar Dewantara (1889-1959) seorang tokoh pendidikan Indonesia yang memprakarsai berdirinya lembaga pendidikan Taman siswa. Dia lebih terkenal dengan filsafat” tut wuri handayani, hing madya mangun karsa, hing ngarso sung tulada. Dewantara mengklasifikasikan tujuan pendidikan dengan istilah “ tri-nga”(tiga “nga-nga adalah huruf terakhir dalam abjad jawa ajisak). “Nga” pertama adalah ngerti” (memahami /aspek intelektual). “Nga kedua” adalah “ngrasa” adalah (merasakan aspek afeksi), dan “nga” ketiga adalah “nglakonin” (mengajarkan atau aspek psikomotorik). Merumuskan tujuan pendidikan yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Menurut Dewantara, adalah hak tiap orang untuk mengatur diri sendiri, oleh karena itu pengajaran harus mendidik anak menjadi manusia yang merdeka batin, pikiran, dan tenaga. Pengajaran jangan terlampau mengutamakan kecerdasan pikiran karena hal itu dapat memisahkan orang terpelajar dengan rakyat.Akhir sampai disini, semoga bangsa Indonesia lebih meningkatkan dan mencerdaskan serta menciptakan anak-anak didik yang produktif, kreatif, dan inovatif yang berguna bagi bangsa dan Negara, Menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas dan mandiri yang dapat memenuhi kebutuhan global.

Oleh karena itu, marilah kita selaraskan apa yang telah di cita-citakan oleh beliau dengan mendukung program-program pendidikan yang diarahkan oleh pemerintah.
Lantas bagai mana dengan visi dan misi pendidikan di Indonesia? Mau dibawa ke mana pendidikan di Negara kita? Apakah pendidikan sudah menjadi barang dagangan yang nantinya menghasilkan output berupa selembar sertifikat dan ijazah bukannya keahlian dan daya analitis? Dan apakah pendidikan hanya menjadi milik dan hak orang kaya saja?
Sudah rahasia umum jika pendidikan sekarang sangat mahal. seperti kata buku, orang miskin dilarang sekolah! Memprihatinkan, tapi itulah kenyataannya