Minggu, 17 Maret 2013

7 Orang yang Mencetuskan Internet

Internet tidak hanya dirancang oleh satu orang atau satu tim pada satu waktu.
Semakin banyak orang yang mencoba untuk mengupas kembali batas – batas tekhnologi informasi, mereka adalah sebagian besar yang memberikan konstribusi untuk pemahaman dan pengembangan dari apa yang banyak gunakan hari ini demi untuk mencapai tujuan dan memanfaatkan keuntungannya.
Internet sudah menjadi umum dan mudah hari ini, namun ada masa di saat internet menjadi sesuatu yang lemah, tidak begitu berpengaruh dan hanya segelintir orang yang bisa menggunakannya secara sangat terbatas

Orang-orang berikut adalah visioner, penemu, peneliti dan programmer yang, di masa awal internet, bermimpi besar dalam merintis teknologi,juga program di balik semua alat operasi standar Internet yang kita pakai hari ini.

7. Douglas Englebart


Seorang peneliti di Stanford, Augmentation Research Center Englebart adalah simpul kedua pada ARPANet pada Oktober 1969. Dia mengembangkan Pusat Jaringan Informasi di Stanford, yang kemudian menjadi registry nama domain, atau database daftar setiap website di Internet.
Sangat menarik untuk dicatat bahwa Sergey Brin dan Larry Page, para pengembang Google , juga kuliah di Stanford 30 tahun kemudian.Dia juga menemukan mouse,.6. Larry Roberts



Ilmuwan kepala di Kantor Tehnik Pengolahan Informasi ARPA tahun 1966 , dia memimpin pengembangan ARPANet. Dia juga mendirikan Telenet, paket-switched jaringan pertama penyedia dan prekursor untuk perusahaan seperti Comcast dan Verizon. Telenet sekarang dimiliki oleh Sprint dan merupakan bagian dari jaringan data mobile.5. Vint Cerf



Seorang legenda di komunitas internet awal, Cerf adalah manajer program ARPA 1976-1982. Bersama Bob Kahn dia membantu merancang protokol TCP / IP yang digunakan oleh ARPANet awal dan Internet saat ini, dan ia mendirikan Komuntias Internet Society dan ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers)
ICANN adalah bagian mendasar tentang dari dan bagaimana Internet diatur.4. Paul Mockapetris



bersama dengan Jon Postel, Paul Mockapetris merancang dan mengembangkan DNS, atau arsitektur nama domain.
Ketika Anda mengetik alamat situs web ke dalam kotak pencarian, Anda dapat berterima kasih pada Mockapetris dan Postel karena telah merancang bagaimana membuat tindakan untuk menemukan situs web yang Anda inginkan.3. David Clark



Internet tumbuh pesat antara tahun 1981 dan 1989, dan keputusan yang dibuat kemudian mempengaruhi pada jaringan yang nantinya akan digunakan.Clark adalah arsitek protokol utama untuk Internet selama menjabat sebagai ketua Dewan Kegiatan Internet, dan dia memberikan pengaruh yang signifikan dalam pembentukan peraturan yang mengatur Internet.2. Steve Wolff



Sebagai Direktur Divisi Jaringan dan Komunikasi di National Science Foundation (NSF) pada tahun 1986, Steve Wolff mengelola pengembangan NSFNet, salah satu prekursor untuk Internet.
Dia mengkonsep dan memimpin Gigabit Testbed, sebuah proyek bersama antara NSF dan Departemen Pertahanan yang dirancang untuk membuktikan bahwa jaringan bisa beroprasi pada kecepatan gigabit. Keberhasilannya membantu membuka jalan untuk mengubah Internet dari jaringan komunikasi secara sempit berfokus ke Internet global yang luas seperti hari ini.1. Marc Andreesen dan Eric Bina



Ini mungkin tampak seperti murahan untuk menambahkan pelopor tambahan untuk membuat daftar ini 11, tapi
Butuh dua pelopor untuk mengembangkan Mosaic, browser Internet pertama. Mereka mengambil semua prestasi pelopor sebelumnya dan diterjemahkan ke dalam antarmuka dengan grafis yang mudah digunakan. Hal ini berlangsung jauh ke arah mengubah Guna Internet dari yang sebelumnya Internet hanya digunakan oleh ilmuwan berpendidikan tinggi sehingga bisa digunakan oleh orang – orang pada umumnya..Ini adalah hanya beberapa dari banyak pelopor yang membuat Internet dimungkinkan untuk berkembang dan digunakan seperti hari ini. Setiap individu yang mengembangkan cara yang lebih baik dalam transmisi informasi, kecepatan mengatur aliran data atau meningkatkan kontribusi dalam beberapa cara untuk pengembangan Internet yang kita kenal sekarang.

Waspadai Cara Provider Internet Mengecoh Konsumen dengan Perbedaan Bit dengan Byte

Seringkali kita keliru dalam mengartikan bit dan Byte khususnya kalau sudah masuk dalam ranah internet yang menggunakan satuan Kilo misal KBps atau kbps, padahal keduanya adalah hal yang berbeda satu sama lain khususnya di huruf “B” yang satu menggunakan “B” besar dan satu menggunakan “b” kecil, namun dalam pengucapan sangat sulit dibedakan sehingga sering kali menimbulkan salah pengertian. Untuk lebih tepatnya untuk KBps kita baca KiloByte per second dan kbps adalah kilobit per second.

Kebanyakan penyedia layanan internet menyebutkan kecepatan akses mereka dengan kbps dan rata-rata kecepatan download yang ditampilkan di komputer adalah KBps, sehingga sering kali muncul pertanyaan dan bahkan komplain dari pengguna internet ke provider, terkadang muncul pertanyaan “dibilang di brosur kecepatannya 128 kbps tapi kok dipakai download dapetnya cuman 16 KBps?” Sebenarnya kalau dijelaskan lebih detil 1 Byte = 8 bit, sehingga kalau pernyataan diatas dilihat bahwa user mendapatkan download rate 16 KBps x 8 = 128 kbps, adalah benar, bahwa dari pihak provider memberikan kapasitas bandwidth 128kbps atau 16 KBps.

Sebagai contoh lain dengan acuan 1 Byte = 8 bit, maka :
256 kbps sama dengan 258/8 = 32 KBps
1 Mbps Dedicated sama dengan 128 KBps x 8 = 1024 Kbps / 1 Mbps

TAMBAHAN

Pertama:
Dari cara penulisan sebenarnya yg dijelaskan agak sedikit salah. Bits per second adalah satuan bandwidth dan cara penulisannya adalah dengan singkatan bps, kilo bits per second –> kbps, mega bits per second –> mbps.

Sedangkan byte per second adalah satuan transfer rate, cara penulisannya dengan menggunakan tanda “/” (slash/garis miring) untuk menyatakan kata “per”. Byte per second –> B/s, kilo byte per second –> KB/s, mega byte per second –> MB/s.

Jadi simplenya kalo kita melihat tulisan 1 mbps maka itu berarti 1 mega bits per second = 1000 * 1 kilo bits per second = 1000 * 1000 * 1 bits per second.
Sedangkan kalo kita melihat tulisan 1 MB/s maka itu berarti 1 mega byte per second = 2^10 * 1 kilo byte per second = 2^10 * 2^10 * 1 byte per second = 2^10 * 2^10 * 8 bits per second. (nb: 2^10 = 1024).

Kedua:
ISP hampir selalu mempromosikan/menjual layanannya dengan menggunakan mbps atau kbps, ga pernah pake KB/s atau MB/s. Jadi sebagai konsumen kita sebaiknya paham, jgn langsung menuduh ISP curang.

Selain itu kebanyakan ISP menjual layanannya dengan kata-kata “up to”, jadi layanan up to 1 mbps berarti bandwidth maksimum yang bisa kita dapat dalam kondisi paling ideal adalah 1 mbps.

Bukannya saya ngebelain ISP ya, tapi kata2 “up to” itu menurut saya hanya cara marketing aja, mirip-mirip sama kata2 “5 menit dari pintu tol” yang dipakai oleh developer perumahan atau kata2 “1 liter menempuh 70 km” di iklan motor