Selasa, 29 Oktober 2013

Ini Dia Penampakan Perbedaan Air Zamzam dan Air Biasa Lewat X-Ray

Ini Dia Penampakan Perbedaan Air Zamzam dan Air Biasa Lewat X-Ray  Air zamzam berbeda dengan air biasa. Air dari tanah suci Mekkah yang menjadi favorit bawaan jamaah haji ini bila dilihat dari X-Ray terlihat lebih pekat.

Seperti yang detikcom lihat di Madinatul Hujaj, Jeddah, Arab Saudi, di tempat bagasi jamaah haji yang terbang dengan Garuda Indonesia, Selasa (29/10/2013).

Lewat mesin X-Ray diketahui air zamzam berwarna pekat dan terlihat hitam. Sedang air biasa terlihat biasa saja.

"Air zamzam berbeda, jadi mudah dikenali lewat X-Ray," jelas petugas X-Ray Garuda, Zainul kepada wartawan.

Di Hujaj ini, tim X-Ray Garuda melakukan pemeriksaan. Jamaah memang dilarang membawa zamzam terkait keselamatan penerbangan.

Setiap jamaah haji akan mendapatkan zamzam sebanyak 5 liter perorang. Zamzam itu diberikan Garuda dalam kemasan khusus yang sudah aman.

Air zamzam ini menurut sejarahnya ditemukan Nabi Ismail setelah ibundanya Siti Hajar berlari-lari mencari mata air. Tak lama, terlihat air memancar dari tanah di sela-sela jari Ismail.

Hingga kini, air itu dikenal dengan air zamzam. Air ini memang terasa berbeda dengan air biasa. Air ini banyak mengandung mineral dan berkhasiat.

Demi Game, Bocah 12 Tahun Bobol Situs Pemerintah

Demi Game, Bocah 12 Tahun Bobol Situs Pemerintah, hacking password
Apa yang dilakukan bocah berusia 12 tahun ini memang tergolong hebat. Bagaimana tidak? Ia berhasil melumpuhkan sejumlah situs pemerintah.

Sangat jarang anak berusia 12 tahun yang sudah mengerti bahasa komputer. Apalagi mengetahui teknik meretas komputer seperti yang dilakukan bocah asal Kanada ini. Namun sayangnya kemampuan itu disalahgunakan.

Menurut The Toronto Sun, bocah kelas 5 itu terbukti telah meretas sejumlah situs pemerintah antara lain, situs kepolisian Montreal, Institut Kesehatan Masyarakat di Quebec, dan beberapa situs pemerintah dan non publik di Chili.

Bocah yang tidak disebutkan identitasnya itu mengaku termasuk salah satu grup Anonymous, grup peretas yang aksinya memang kerap menghebohkan para pengguna internet.

Menurut kepolisian setempat, bocah 12 tahun itu sudah berhasil mencuri sejumlah data sensitif pemerintah. Ironisnya, data tersebut ia berikan ke peretas lain dengan imbalan video game.

Hingga saat ini proses hukum terhada bocah tersebut masih terus berlangsung. Pengacara bocah ini pun meminta keringanan karena aksi tersebut dianggap sebagai kenakalan ABG.

"Saya melihat aksi itu sebagai kenakalan belaka. Ia hanya bocah berusia 12 tahun, tidak ada muatan politik di dalamnya," katanya, seperti dikutip dari The Toronto Sun, Selasa