Sabtu, 06 September 2014

Pulau Derawan adalah Pulau Tropis Yang Sempurna

Pulau Derawan adalah Pulau Tropis Yang SempurnaPulau derawan adalah surga tropis yang sempurna. Suasana di sini hangat dengan pemandangan pasir pantai putih halus, pohon palem yang melambai-lambai, laut murni yang berubah warna dari hijau ke biru gelap. Kehidupan bawah laut di sini luar biasa, Anda akan temukan kura-kura raksasa, lumba-lumba, ikan pari, duyung dan barakuda, ubur-ubur stingless. Tak heran, pulau Derawan dikenal sebagai tujuan wisata menyelam terbaik di dunia.

Kepulauan Derawan adalah sebuah kepulauan yang berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di kepulauan ini terdapat sejumlah obyek wisata bahari menawan, salah satunya Taman Bawah Laut yang diminati wisatawan mancanegara terutama para penyelam kelas dunia.

Pulau Derawan

Kepulauan Derawan memiliki tiga kecamatan yaitu, Pulau Derawan, Maratua, dan Biduk Biduk, Berau. Sedikitnya ada empat pulau yang terkenal di kepulauan tersebut, yakni Pulau Maratua, Derawan, Sangalaki, dan Kakaban yang ditinggali satwa langka penyu hijau dan penyu sisik.

Secara geografis, terletak di semenanjung utara perairan laut Kabupaten Berau yang terdiri dari beberapa pulau yaitu Pulau Panjang, Pulau Raburabu, Pulau Samama, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, Pulau Nabuko, Pulau Maratua dan Pulau Derawan.

Di Kepulauan Derawan terdapat beberapa ekosistem pesisir dan pulau kecil yang sangat penting yaitu terumbu karang, padang lamun dan hutan bakau(hutan mangrove). Selain itu banyak spesies yang dilindungi berada di Kepulauan Derawan seperti  penyu hijau,  penyu sisik,  paus,  lumba-lumba, kima,  ketam kelapa, duyung, ikan barakuda dan beberapa spesies lainnya.

Sementara di Kakaban, Anda dapat menemukan danau ubur-ubur terbesar dan paling beragam di dunia, termasuk empat spesies unik ubur-ubur stingless  yang dapat berenang terbalik.

Terumbu karang

Terumbu karang di Kepulauan Derawan tersebar luas pada seluruh pulau  yang ada di Kepulauan Derawan. Tipe terumbu karang di Kepulauan Derawan terdiri dari karang tepi, karang penghalang dan atol. Atol inilah yang telah terbentuk menjadi pulau dan terbentuk menjadi danau air asin. Terumbu karang di Pulau Derawan memiliki tutupan rata-rata karang karang keras 17,41% dan tutupan karang hidup 27,78%. Dengan jumlah spesies 460 sampai 470 menunjukkan bahwa ini menjadi kekayaan biodiversitas nomor dua setelah Kepulauan Raja Ampat.

Areal terumbu karang yang utama :
Pulau Panjang bagian barat (inlet dan channel).
Karang Muaras dengan diversitas tinggi, karang sehat, dan nilai estetika.
Karang Malalungun, diversity tinggi dengan struktur yang kompleks dengan berbagai habitat.
Karang Besar yang kaya habitat .

Ikan karang

Survei ikan karang menunjukkan bahwa kepulauan ini menghasilkan 832 spesies. Selain itu, diperkirakan sedikitnya 1.051 spesies terdapat di perairan Berau dengan jenis dominan Gobes (Gobiidae),  Wrasses (Labridae), dan Damselfishes (Pomacentridae).

Kegiatan ekonomi

Kegiatan perikanan merupakan tulang punggung kegiatan yang ada di Pulau Maratua dan Derawan sebab sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Perikanan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Pulau Maratua dan Derawan adalah ikan pelagis dan ikan karang. Hasil penjualan ikan secara umum dijual di Pulau Derawan dan Maratua, Tanjung Redeb, Surabaya dan beberapa kota luar propinsi yang melewati pengumpul yang cukup besar, bahkan sering dimasukkan kepada eksportir yang kemudian dijual ke konsumen di luar negeri.

Potensi kawasan konservasi

Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Berau telah direncanakan kawasan konservasi pulau-pulau kecil di Kepulauan Derawan. Potensi kawasan konservasi ini dilihat dari keanekaragaman hayati yang ada di kepulauan ini antara lain satwa endemik, dan tempat-tempat penting lain. Selain memiliki beberapa ekosistem tropis yang terdiri dari ekosistem terumbu karang, ekosistem lamun, dan ekosistem mangrove, Kepulauan Derawan juga punya spesies yang dilindungi dan khas.

Spesies itu diantaranya ketam kelapa (Birgus latro), paus, lumba-lumba (Delphinus),  penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik(Erethmochelys fimbriata), dan dugong (Dugong dugon). Ketam kelapa dapat ditemukan di Pulau Kakaban dan Maratua.

Paus dapat ditemukan di sekitar Pulau Maratua pada musim tertentu sedangkan lumba-lumba di sekitar Pulau Semama, Sangalaki, Kakaban, Maratua, dan Gosong Muaras. Penyu dapat ditemukan di sekitar Pulau Panjang, Derawan, Semama, Sangalaki dan Maratua serta Dugong di Pulau Panjang dan Semama. Spesies unik lain adalah Pari Manta (Manta birostris) yang terdapat di Pulau Sangalaki danPigmy Seahorse di Pulau Semama dan Derawan.

Hamil Duluan, Prisia Nasution Dinikahi Restu Sinaga


Hamil Duluan, Prisia Nasution Dinikahi Restu Sinaga
Hubungan cinta Prisia Nasution dan Dallas Pratama tak berlangsung lama. Karena selingkuh, Phia, sapaan Prisia, pun meninggalkan Dallas. Padahal, cewek 30 tahun itu tengah mengandung benih dari Dallas. Alhasil, untuk menyelamatkannya dari aib, Phia pun dinikahi Restu Sinaga yang merupakan sahabat kecilnya.

Hamil Duluan, Prisia Nasution Dinikahi Restu SinagaCerita itu ada dalam film terbaru Phia bertajuk Unlimited Love. Film besutan Haryanto Corakh ini menceritakan problematika cinta yang bersinggungan dengan rasa persahabatan. Uniknya, film ini dibuat di sebuah tempat terlarang di Belanda. Pasalnya, tidak seorang pun diperbolehkan syuting di area lokalisasi Amsterdam yang dikenal dengan zona merah.

Kabarnya rumah produksi Hollywood pun tak bisa membobol tempat tersebut. Tak heran, begitu ketahuan, Phia Cs kena semprot oleh para PSK Amsterdam.

"Iya, 10 hari syuting di Red Light District, kawasan yang jangankan syuting, memotret saja nggak bisa. Hollywood juga nggak bisa, kami coba militan dengan cara candid. Mungkin ini satu-satunya film yang syuting di sana langsung," ungkap Sutradara `Unlimited Love`, Haryanto Corakh di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (5/9/2014).

"Persiapannya sudah jauh-jauh hari, ketika minta izin ke Kedubes Belanda mereka menolak keras. Ketahuan di sana, PSK benar marah pas tahu kita syuting, wah parah banget," sambungnya.

Meski dianggap kontroversial, rencananya film jebolan rumah produksi Intikom Production ini tak hanya akan ditayangkan di Indonesia. Cinta segitiga Phia, Restu Sinaga dan Dallas bakal disiarkan di Belanda dan negara Eropa lainnya.

"Ini baru rencana filmnya juga tayang di bioskop Belanda dan Eropa. Rilisnya November nanti," papar sang produser, Ertha J Shahab.

`Unlimited Love` bercerita tentang kisah cinta segitiga antara Dallas Pratama (Prasetyo), Prisia Nasution (Widya) dan Restu Sinaga (Andika). Awalnya, Widya dan Pras menjalin cinta. Namun karena perselingkuhan membuat Widya memutuskan Pras yang kemudian menghilang ke Belanda. Saat itulah Andika muncul sebagai sahabat baik Widya.

Andika yang memang sudah lama menyimpan rasa pun akhirnya menikahi Widya. Kala itu, Widya tengah berbadan dua hasil buah cintanya dengan Pras. Setelah aibnya terselamatkan, rumah tangga Andika dan Widya berjalan harmonis. Hingga akhirnya Pras datang kembali dengan membawa sebuah rahasia.