Minggu, 28 September 2014

Kabut asap selimuti Kota Banjarmasin

Kabut asap selimuti Kota BanjarmasinKabut asap hampir sepanjang hari Minggu menyelimuti Kota Banjarmasin, yang merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, terutama di wilayah pinggiran.

Karenanya, banyak rumah penduduk yang menutup pintu dan jendela agar kabut asap tidak leluasa masuk rumah serta mengganggu kenyamanan warga setempat.

Terlebih pada malam hari, kabut asap tambah tebal dan baunya semakin menyengat bila dibandingkan dengan siang hari.

Seperti dilakukan keluarga Hj Nurul, warga Kelurahan Pemurus, Kecamatan Banjarmasin Selatan, yang merupakan daerah pinggiran kota, hampir sempanjang hari tersebut tidak membuka pintu dan jendela rumah, kecuali mau pergi.

"Walau kabut asapnya tipis, kita tetap menutup rumah agar jangan terlalu banyak masuk rumah. Karena baunya yang menyengat dan dapat mengundang batuk-batuk," ujar nenek dari dua cucu tersebut.

"Begitu pula cucuku, terutama yang paling kecil atau berumur 11 bulan, untuk sementara atau saat kabut asap menyelimuti Banjarmasin, terpaksa tidak saya bawa jalan-jalan ke luar rumah," katanya.

Pengakuan serupa dari Mursyidah ibu dari tiga anak atau nenek dari dua cucu, warga Pemurus Dalam seraya menambahkan, selain kabut asap, hawa udara terasa pengab atau kurang enak.

Kabut asap tipis menyelimuti "kota seribu sungai" Banjarmasin sejak malam hari hingga menjelang siang atau sekitar pukul 11.30 Wita, kemudian petang hingga malam hari.

Oleh sebab itu, warga yang bepergian ke luar rumah juga terpaksa menggunakan masker (penutup mulut dan hidung) agar tidak terhirup asap bekas pembakaran tersebut, dan guna menjaga kesehatan.

Kabut asap yang melanda kota seribu sungai itu, merupakan kiriman dari daerah lain. Karena di ibu kota Kalsel tersebut tidak terdapat kebakaran lahan, baik berupa semak belukar maupun persawahan.

Kebakaran lahan selama musim kemarau panjang untuk daerah Kalsel terjadi antara di wilayah Kabupaten Banjar dan Barito Kuala (Batola), yang merupakan tetangga Kota Banjarmasin.

Harga Emas Jatuh ke Titik Terendah 2014, Waktu yang Tepat Investasi?

Harga Emas Jatuh ke Titik Terendah 2014, Waktu yang Tepat Investasi?Harga logam mulia milik PT Antam (Persero) menyentuh level terendah selama 2014 di angka Rp 483.000/gram untuk pecahan 1 Kg pada Jumat (26/9/2014). Rendahnya harga emas dalam negeri dipengaruhi turunnya harga emas dunia yang mencapai harga US$ 1.200 per troy ons.

Manajer Pemasaran PT Logam Mulia Bambang Widjanarko mengatakan, rendahnya harga emas saat ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mulai menginvestasikan dananya ke instrumen emas.

Menurutnya, emas merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang. Membeli emas saat harga rendah, lalu disimpan dalam waktu lama untuk mendapatkan harga jual yang lebih tinggi.

"Harga sekarang bisa dibilang terendah selama tahun 2014 karena harga emas dunia juga lagi turun. Sekarang waktunya beli. Kalau mau beli sekarang. Emas kan investasi jangka panjang bukan untuk spekulasi. Jadi beli di saat harga lagi rendah," kata Bambang saat dihubungi detikFinance, Minggu (28/9/2014).

Bambang menjelaskan, rendahnya harga emas diprediksi masih akan berlanjut hingga akhir tahun ini. Hal tersebut juga memperkirakan harga emas dunia yang masih akan rendah dalam 3 bulan ke depan di angka US$ 1.150 per troy ons.

“Prediksi harga emas dalam 3 bulan ke depan lebih rendah US$ 1.1550 per troy ons. Ini akan mempengaruhi harga emas batangan di dalam negeri,” katanya.

Ia menyebutkan, meskipun harga emas dunia diperkirakan masih akan rendah hingga akhir tahun, pergerakan dolar masih akan menguat terhadap rupiah. Hal ini akan secara langsung akan mempengaruhi harga emas di dalam negeri.

“Tapi kita tidak tahu pergerakan rupiah ke depan. Kalau rupiah bisa menguat maka harga emas bisa turun, tapi jika rupiah melemah, harga emas bisa naik. Semua tergantung pada rupiah terhadap dolar. Kuat-kuatan, rupiah melemah, atau emas naik,” pungkasnya.