Brand fashion Mango dituding mendukung perbudakkan karena menjual kalung dan gelang dengan nama Esclave. Nama kalung yang dijual di situs Mango Prancis itu dikritik banyak pihak.
Dalam situs e-commerce tersebut Mango menampilkan kalung rantai dan gelang dengan nama Esclave yang harganya mulai dari 29,99 - 19,99 euro. Esclave merupakan bahasa Prancis yang artinya slave atau budak.
Dua aktris Prancis Aissa Maiga dan Sonia Rolland langsung membuat petisi melalui situs Change.org dan menuntut Mango menarik kalung tersebut. Petisi dengan nama Slavery Is Not Fashion itu sudah ditandatangan lebih dari 5.800 kali.
"This jewellery is meant to make an object of fantasy and fashion out of slavery," tulis Maiga dan Rolland dalam petisinya seperti dikutip Daily Mail.
Brand asal Spanyol itu pun langsung bereaksi menanggapi kritikan tersebut. Dalam akun Twitternya, pihak Mango Prancis menjelaskan kalau tulisan Esclave salah diterjemahkan.
Menurut Mango, Esclava merupakan bahasa Spanyol. Jika diterjemahkan, kata Esclava bukan berarti budak, melainkan gelang atau rantai.
Meskipun terjadi penerjemahan berbeda, Mango merasa tidak mau produknya terus menjadi kontroversi. Mereka pun mengganti nama kalung dan gelang tersebut.
"We regret the translation error. The relevant services have been alerted and will make the correction immediately," tulis pihak Mango di Twitter.
belajar tentang apa yang ada didunia ini, trik dan tips, gratisan , ngeblog, asuhan keperawatan,
Selasa, 05 Maret 2013
Hindari Perkataan Ini Kepada Bawahan Anda
Tak semua bos di kantor memiliki hubungan yang baik kepada bawahannya. Hubungan antara bos dan karyawan juga bisa buruk. Namun itu semua tergantung bagaimana sikap atasan dalam menjalankan aturannya.
Di beberapa perusahaan, bos merasa memiliki kebebasan untuk mengatakan apa pun kepada pekerjanya. Padahal, perilaku buruk yang dilakukan atasan justru merusak produktivitas karyawan. Tak hanya itu saja, hal ini juga membuat perusahaan tidak dapat mencapai target. Dikutip dari situs Boldsky, berikut ini beberapa perkataan yang harus dihindari atasan kepada karyawannya.
1. Maaf, saya tidak bisa membantu
Ketika karyawan tidak dapat mengendalikan situasi tertentu, mereka berharap besar untuk bisa mendikusikannya dengan atasan di kantor. Namun yang perlu diingat, sebagai bos jangan pernah mengatakan 'Maaf, saya tidak bisa membantu' atau 'Tidak bisa berbuat apa-apa'.
2. Anda lebih baik daripada saya
Sebagai bos, tentu saja boleh memuji hasil kerja karyawan yang baik. Namun hindari perkataan 'Anda lebih baik daripada saya'. Mengatakan kalimat semacam ini di depannya menunjukkan kepadanya bahwa Anda adalah bos yang tidak kompeten sebagai pemimpin.
3. Saya membayar Anda, jadi lakukan seperti apa yang saya perintah
Hindari perkataan di atas. Meskipun Anda yang membayar karyawan, namun bukan berarti bawahan Anda menjadi budak. Ini hanya akan menurunkan produktivitas karyawan dan membuat mereka tidak betah bekerja di kantor.
4. Jangan bicarakan itu dengan saya
Sebagai karyawan tentunya mereka akan menanyakan tentang isu atau informasi mengenai pekerjaan kepada bos mereka. Oleh karena itu, atasan harus bisa menawarkan solusi dan mengamati apakah masalah tersebut telah diselesaikan atau belum. Jadi jangan sampai bersikap tidak peduli.
5. Menceritakan masalah pribadi
Berkomunikasi dengan bawahan memang dianjurkan. Hal ini juga bisa menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Namun jangan sampai Anda malah menceritakan masalah pribadi kepada karyawan agar hubungan kerja Anda tetap obyektif.
Di beberapa perusahaan, bos merasa memiliki kebebasan untuk mengatakan apa pun kepada pekerjanya. Padahal, perilaku buruk yang dilakukan atasan justru merusak produktivitas karyawan. Tak hanya itu saja, hal ini juga membuat perusahaan tidak dapat mencapai target. Dikutip dari situs Boldsky, berikut ini beberapa perkataan yang harus dihindari atasan kepada karyawannya.
1. Maaf, saya tidak bisa membantu
Ketika karyawan tidak dapat mengendalikan situasi tertentu, mereka berharap besar untuk bisa mendikusikannya dengan atasan di kantor. Namun yang perlu diingat, sebagai bos jangan pernah mengatakan 'Maaf, saya tidak bisa membantu' atau 'Tidak bisa berbuat apa-apa'.
2. Anda lebih baik daripada saya
Sebagai bos, tentu saja boleh memuji hasil kerja karyawan yang baik. Namun hindari perkataan 'Anda lebih baik daripada saya'. Mengatakan kalimat semacam ini di depannya menunjukkan kepadanya bahwa Anda adalah bos yang tidak kompeten sebagai pemimpin.
3. Saya membayar Anda, jadi lakukan seperti apa yang saya perintah
Hindari perkataan di atas. Meskipun Anda yang membayar karyawan, namun bukan berarti bawahan Anda menjadi budak. Ini hanya akan menurunkan produktivitas karyawan dan membuat mereka tidak betah bekerja di kantor.
4. Jangan bicarakan itu dengan saya
Sebagai karyawan tentunya mereka akan menanyakan tentang isu atau informasi mengenai pekerjaan kepada bos mereka. Oleh karena itu, atasan harus bisa menawarkan solusi dan mengamati apakah masalah tersebut telah diselesaikan atau belum. Jadi jangan sampai bersikap tidak peduli.
5. Menceritakan masalah pribadi
Berkomunikasi dengan bawahan memang dianjurkan. Hal ini juga bisa menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Namun jangan sampai Anda malah menceritakan masalah pribadi kepada karyawan agar hubungan kerja Anda tetap obyektif.
Langganan:
Komentar (Atom)